Scrapbooking adalah jenis kreativitas yang sangat menarik, yang melibatkan pembuatan kartu pos asli, album foto, kotak hadiah. Untuk pembuatannya menggunakan teknik scrapbooking, berbagai bahan bekas digunakan.

Scrapbooking: dari apa membuat kartu pos?
Dalam waktu yang cukup singkat, scrapbooking telah menjadi jenis menjahit yang sangat populer di berbagai negara di dunia. Saat membuat produk asli, Anda dapat menggunakan kancing, manik-manik, pita, rhinestones, batu, bahan alami. Biasanya, kertas khusus dengan kepadatan yang cukup tinggi digunakan untuk scrapbooking. Kertas yang lebih ringan harus diperkuat dengan karton. Itu juga bisa diembos, dengan glitter atau tepi keriting.
Anda harus mulai belajar scrapbooking dengan membuat kartu pos yang menarik. Untuk melakukan ini, Anda akan membutuhkan: lembaran karton putih, hitam dan berwarna, sepotong kecil renda, 3 bunga kecil buatan, pita putih, serta 3 kancing, penggaris, gunting, pena gel hitam, dan lem.
Tahapan utama membuat kartu pos
Pertama, potong persegi panjang kecil dari karton putih dan lipat di tengah. Ini akan menjadi dasar kartu pos Anda. Kemudian, dari karton berwarna dan hitam, Anda perlu memotong dua persegi panjang (dua besar dan dua kecil). Setelah itu, tempelkan karton berwarna ke yang hitam, sehingga ujung-ujungnya terlihat. Anda harus memiliki batas hitam tipis di sekitar karton berwarna. Tempelkan huruf ucapan selamat yang sudah dipotong sebelumnya pada karton hitam.
Sekarang Anda dapat pergi ke perakitan dukungan, yang kemudian akan direkatkan ke dasar kartu pos. Rekatkan persegi panjang kecil ke sudut kanan atas yang besar sehingga terletak secara vertikal. Huruf dapat direkatkan secara horizontal. Setelah itu, Anda harus mengambil sepotong renda dan merekatkannya ke bagian tengah kartu pos. Harus ada sepotong kecil pita putih di atasnya.
Kemudian buat busur dari pita putih dan bakar ujungnya agar tidak jatuh. Tempatkan busur dengan hati-hati di atas selotip dan rekatkan. Bunga dengan kancing harus ditata dengan indah di atas persegi panjang kecil, dan kemudian direkatkan. Hasilnya, Anda memiliki alas siap pakai yang dapat dilekatkan dengan aman ke dasar kartu pos dengan lem.
Gunakan pena gel hitam untuk menggambar titik-titik di sekitar tepi backing dan monogram asli. Elemen-elemen ini juga akan menghiasi kartu pos Anda. Setelah membuat kartu pos seperti itu, Anda dapat dengan aman mulai membuat alat yang lebih kompleks, misalnya, album foto.